Di jalur jalan ini, langkah terasa perlahan, seolah setiap jejak sengaja disimpan oleh bumi. Pohon-pohon berdiri tenang, menatap kabut yang turun tanpa suara. Tidak ada keramaian, hanya senyap yang mengajarkan tentang kesabaran dan menerima. Kabut membuat pandangan jadi terbatas, tapi justru di situlah kita belajar percaya pada arah. Dalam diam, semuanya terasa lebih jujur. Jalan yang sepi ini mengingatkan, bahwa kadang sunyi bukan pertanda hilang, melainkan waktu untuk menemukan lagi makna yang sempat terlupa
Sorin Nesa Al Qubra
